25 Al Allamah Al Habib Abubakar As Sakran bin Abdurrahman Assegaf RA. 26. Al Allamah Al Habib Abdurrahman bin Ali ( Ainulmukasyifi¬in ) RA. 27. Al Allamah Al Habib Ahmad bin Abdurrahman Syahabuddin RA. 28. Al Allamah Al Habib Abubakar bin Salim ( Fakhrulwujud ) RA. 29. Al Allamah Al Habib Husein bin Abu bakar bin Salim RA. 30.
Sepuluhwali yang yang paling masyhur (terkenal). Bahkan diantara mereka, diusianya yang muda sudah mendapat gelar wali quthub. Mereka yaitu: 1. al-Habib Muhammad bin Ali al-Faqih al-Muqaddam, 2.

AlHabib Abu Bakar Sakran bin Abdurrahman As-Seggaf Imam Abubakar as-sakran lahir di Tarim. Beliau dibesarkan dan dididik dalam rumah kemuliaan, ketaqwaan dan ilmu. Beliau seorang yang hafal

SayidinaAbu Bakar ra. berkata "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sholat tersebut sebagai kafaroh (pengganti) sholat 400 tahun dan menurut Sayidina Ali ra. sholat tersebut sebagai kafaroh 1000 tahun. Habib Ali bin Abubakar As Sakran bin Abdurrahman Assagaf, bergelar AsSakran (dimabuk cinta Ilahi). Terkenal dalam berbagai
1Keluarga Bahasan (Banahsan) As-Sakran , yaitu: Hasan bin Ali bin Abi Bakar al-Sakran (Kerajaan Siak yang dikenal dengan keluarga Bin Shahab) 2.Keluarga Bahasan Faqis, yaitu: Hasan bin Abdullah bin Abdurahman Assaqqaf. 3.Keluarga Bahasan al-Thowil, yaitu: Hasan bin Muhammad bin Abdullah bin Ahmad bin Abdurahman bin Alwi (Ammu al-Faqih)

Beliaudigelari dengan As-Sakran (mabuk) , karena beliau mabuk dengan cintanya kepada Allah swt. beliau adalah seorang wali besar yang memiliki segudang karomah, ia adalah orang yang sholeh dan selalu taat pada perintah Allah SWT. nasab beliau bersambung langsung kepada Rasulullah SAW.

14 As-Syech Abu Muhammad Habib bin Muhammad Al-Ajamy Al-Kharasany dari: 15. Al-Imam Al-Kabir As-Syahir Abu Sa’aid Al-Hasan bin Abu Al-Hasan Al-Bashry dari: 16. Al-Imam Ahli Al-Masyariq Wal Magharib Sayyidina Ali Bin Abu Thalib Ra Al-Imam Ali bin Abu Thalib Ra dari Sayyidina Wa Habibana Rasul Allah SAW. Disusunoleh: Al-Allamah Ad-Da’i Ilallah Al-Habib Umar bin Muhammad. bin Salim bin Hafidz bin Syeikh Abubakar bin Salim. 1. Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah yang telah. mengutus sebaik-baiknya utusan bagi umat manusia. Kami. mohon kepada Allah sebaik-baik salam dan barokah bagi Nabi. Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.
25 bin Abdurrahman Al-Qadhi 25. bin Ahmad Syihabuddin Al-Akbar 24. bin Abdurrahman 23. bin Syeikh Ali 22. bin Abu Bakar As-Sakran 21. bin Abdurrahman As-Segaf 20. bin Muhammad Maulad Daawilah 19. bin Ali 18. bin Alwi Ibnul Faqih 17. bin Muhammad Al-Faqihil Muqaddam 16. bin Ali Walidil Faqih 15. bin Muhammad Shahib Murbath 14. bin Ali Khala
KeluargaMusawa Assaqqaf adalah keluarga Abubakar As-Sakran, kakek penghimpun mereka adalah Sayid Ahmad Al-Musawa ibnu Muhammad ibnu Ahmad Abubakar As-Sakran. Adapun keluarga Musawa yang ada di Hiridz, Wa’lan, Ribath dan Dzaihan bermukim di sekitar Tihamah Yaman dan Zubaid. Al-Habib Ali bin Abu Bakar As-Seggaf; Al-Habib
AlHabib Hasan dilahirkan dikota Tarim Hadromaut Yaman Selatan pada tanggal 7 Jumadits Tsaniah 1346 H. Beberapa saat setelah kelahirannya, ketika kakek beliau dari jalur ibunya Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad Al-Haddad hendak memberinya nama beliau berkata ”Hasan memiliki sirr (rahasia keagungan) Syekh Abu Bakar As-Sakran”.
1Nama Marga keturunan Nabi Muhammad ﷺ di Indonesia: Al-Attas. Orang pertama yang digelari Al-Attas adalah Habib Umar bin Ahmad bin Muhammad bin Abdullah bin Alwi bin Muhammad Al-Fagih Al-Mugaddam. Asal-usul keluarga Al-Attas ini diceritakan Habib Ali bin Hassan al-Attas: “Sebenarnya apa yang diucapkan oleh Syaikh al-Faqih Abdullah bin Umar Sejarahhabaib marga Assegaf bermula dari Al Habib Abdurrahman Assegaf. Namun, beberapa marga habaib yang berasal dari keturunan Al Imam Abdurrahman Assegaf ada yang tidak menyematkan gelar Assegaf. Di antaranya Al Syihab (Bin Syihab/Syahab), Al ‘Ayderus, Al ‘Aththas, Ba Aqil, Al Baiti, Al Munawwar, dan Bin Syekh Abu Bakar (BSA). tasawwufdengan Habib Hasan bin Salih al-Bahr, Habib Abu Bakar bin Abdullah al-Aththas dan Habib Ahmad bin Muhammad al-Muhdhar.2 Abdurrahman termasuk penuntut ilmu yang tinggi kesungguhan dalam mencari pengetahuan. Selama di Tarim, ia mengikuti 12 mata pelajaran dari guru-gurunya dengan berpedoman 12 syarah kitab dan 7 hasyiyahnya. Sering
AlImam as-Syaikh Ali bin Abu bakar as-Sakran Ba ‘Alawi mengatakan : “Diriwayatkan bahwa seorang syaikh besar, Muhammad bin Husain al-Bajaliy mengatakan, ‘Aku pernah melihat Rasulullah SAW di dalam mimpi lalu aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, apakah amal yang paling utama?’ Sayyidina al-‘Arifbillah Abdullah bin Muhsin al-Athas
\n habib ali bin abu bakar as sakran
AlHabib Abdullah Alaydrus Akbar telah mendapat pujian dari orang besar, para wali dan para guru, antara lain : kakeknya sendiri Al Imam Abdurrahman bin Muhammad Assegaf, ayahnya Al-Habib Abubakar Assakran, Syeh Saad bin Ali Al Majhaj, dan juga Syeh Abdullah bin Tohir Al Douanidan, pemuka sufi wanita Al Zubaidiah, Syeh Ahmad bin Muhammad Al SyeikhAhmad bin Salim Bafadhal pernah menceritakan pengalamannya bersama Syeikh Abu Bakar: “Pernah aku disuruh Muhammad bin Isa Banajar untuk membawakan hadiah buat Syeikh Abu Bakar Al-Aidrus. Ketika aku beri salam padanya ia telah memberitahukan dahulu apa yang kubawa sebelum kukatakan kepadanya tentang isi hadiah itu. Sebagaimanaal-Habib Abdullah bin Muhsin al-Attas, al-Habib Ahmad bin Abdullah al-Attas, al-Habib Ahmad bin Muhsin al-Haddar, al-Habib Abdullah bin Ali al-Haddad, al-Habib Abu Bakar bin Umar bin Yahya, al-Habib Muhammad bin Ahmad al-Muhdar dan masih banyak lagi yang lainnya رضي الله عنهم أجمعين.

KetikaHabib Muhammad bin Alawi bin Abu Bakar bin Ahmad bin Syeikh Abdurrahman as-Seggaf, seorang wali yang berdomisili di kota Makkah mendapatkan salam dari Habib Umar lewat Syeikh Salim bin Ali Ba’ubad, maka ia menundukkan kepalanya sejenak, kemudian ia berkata: “Hendaknya setiap orang yang berkepala rela menundukkan kepalanya demi

1k09.